Pasar Mobil Listrik Baterai di Uni Eropa Melonjak: Pangsa Pasar Tembus 20,7 Persen di Semester I 2026

Pangsa pasar mobil listrik baterai (BEV) di Uni Eropa naik menjadi 20,7% pada semester I 2026 dan menembus 21,7% per Agustus. Mobil hybrid tetap mendominasi.

PARLE.MY.ID, BRUSSEL — Tren adopsi kendaraan ramah lingkungan di kawasan Uni Eropa terus menunjukkan pertumbuhan signifikan. Asosiasi Produsen Otomotif Eropa (European Automobile Manufacturers’ Association / ACEA) mencatat pangsa pasar registrasi mobil listrik berbasis baterai (battery-electric vehicle / BEV) telah mencapai 20,7 persen pada semester I tahun 2026 (ACEA, 23 Juli 2026; Anadolu Agency, 12 Oktober 2026).

Capaian tersebut mencakup 1.220.890 unit mobil listrik baru yang terdaftar di seluruh negara anggota Uni Eropa selama enam bulan pertama tahun 2026 (ACEA, 23 Juli 2026). Angka ini naik 5,1 poin persentase dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang saat itu berada di level 15,6 persen (ACEA, 23 Juli 2026).

Tren positif ini bahkan terus menguat hingga memasuki kuartal ketiga. Berdasarkan rilis pembaruan data ACEA, akumulasi penjualan mobil listrik baterai untuk periode Januari hingga Agustus 2026 meningkat lagi hingga menyentuh angka 21,7 persen dengan total registrasi sebanyak 1.641.333 unit (ACEA, 24 September 2026).

Pertumbuhan registrasi BEV pada delapan bulan pertama 2026 terutama disokong oleh kenaikan permintaan di sejumlah pasar utama, seperti Prancis yang melonjak 74,2 persen, Jerman tumbuh 53,1 persen, dan Denmark naik 40,9 persen (ACEA, 24 September 2026). Menurut ACEA, pertumbuhan ini didorong oleh semakin luasnya pilihan model kendaraan listrik, kebijakan insentif emisi pemerintah, serta dinamika harga energi fosil (ACEA, 23 Juli 2026).

Meskipun pangsa pasar mobil listrik murni melaju pesat, mobil ramah lingkungan jenis hybrid (hybrid-electric vehicle / HEV) masih memegang porsi terbesar di pasar mobil baru Uni Eropa (ACEA, 23 Juli 2026). Pada semester I 2026, mobil hybrid meraih porsi 37,3 persen (2,19 juta unit), disusul penggabungan kendaraan berbahan bakar bensin dan diesel sebesar 29,7 persen, serta plug-in hybrid (PHEV) sebesar 9,8 persen (ACEA, 23 Juli 2026).

Di tengah ekspansi kendaraan listrik ini, industri otomotif Uni Eropa menghadapi tantangan tekanan persaingan dan perubahan peta perdagangan global (Anadolu Agency, 12 Oktober 2026). Pada semester I 2026, surplus perdagangan sektor otomotif Uni Eropa mengalami penyusutan sebesar 34,2 persen menjadi €28,7 miliar, di saat nilai impor kendaraan dari produsen China mengalami lonjakan hingga 70,5 persen menembus €10,5 miliar (Anadolu Agency, 12 Oktober 2026).

Catatan Redaksi & Perbandingan Komposisi Pasar

Untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai perkembangan registrasi kendaraan baru di Uni Eropa, berikut ringkasan data resmi ACEA:

Jenis Kendaraan Pangsa Pasar Semester I 2025 (ACEA, 23 Juli 2026)  Pangsa Pasar Semester I 2026 (ACEA, 23 Juli 2026)  Akumulasi Jan–Agu 2026 (ACEA, 24 September 2026) 
Listrik Baterai (BEV)

15,6%

20,7% (1,22 Juta Unit)

21,7% (1,64 Juta Unit)

Hybrid (HEV) —

37,3% (2,19 Juta Unit)

36,6%

Plug-in Hybrid (PHEV) —

9,8% (577 Ribu Unit)

—
Bensin & Diesel

37,8%

29,7%

—

Keterangan: Data di atas merujuk pada jumlah registrasi mobil baru (new car registrations) dalam kurun waktu terkait di Uni Eropa, bukan jumlah keseluruhan populasi kendaraan yang beroperasi di jalan raya. (Parle-01)

spot_img

Berita Terkini

Related articles

spot_img