Citroën Hidupkan Kembali Mobil Legendaris 2CV Jadi Mobil Listrik Kompak

Citroën memperkenalkan 2 CV Concept di Paris Motor Show 2026 sebagai mobil listrik kompak terjangkau yang terinspirasi dari model ikonik 2CV klasik. Mengusung bodi sepanjang 3,76 meter dan target bobot 1 ton, mobil konsep ini diproyeksikan dijual dengan target harga mulai €15.000 dan diproduksi massal di Eropa paling lambat pada 2028. Langkah ini menjadi strategi Stellantis dalam menghadirkan kendaraan listrik murah berkualitas untuk pasar Eropa. Langkah ini menandai kembalinya ikon mobil legendaris 2CV yang kini ditransformasikan menjadi mobil listrik kompak dengan target harga terjangkau

PARLE.MY.ID, PARIS — Produsen otomotif asal Prancis, Citroën, resmi memperkenalkan kendaraan konsep terbarunya, Citroën 2 CV Concept, pada ajang Paris Motor Show 2026, Minggu (11/10/2026) (Stellantis Media, 11 Oktober 2026). Langkah ini menandai kembalinya ikon mobil legendaris 2CV yang kini ditransformasikan menjadi mobil listrik kompak dengan target harga terjangkau (Stellantis Media, 11 Oktober 2026).

Mobil konsep ini memiliki panjang bodi 3,76 meter dengan target bobot sekitar 1 ton (Stellantis Media, 11 Oktober 2026). Pihak Citroën menetapkan target harga awal sekitar €15.000 (sekitar Rp250 jutaan), dan menargetkan model turunannya sudah dapat diproduksi secara massal di Eropa paling lambat pada tahun 2028 (Stellantis Media, 11 Oktober 2026).

“Tujuan pengembangan konsep ini bukan menyalin mobil lama secara persis, melainkan menghidupkan kembali prinsip yang membuat 2CV populer: harga terjangkau, bobot ringan, kepraktisan, dan kemudahan penggunaan,” tulis keterangan resmi Stellantis (Stellantis Media, 11 Oktober 2026).

Dari sisi desain, Citroën 2 CV Concept menggabungkan estetika retro dan modern (Stellantis Media, 11 Oktober 2026). Ciri khas 2CV klasik tampak pada lampu depan bundar, bodi membulat, kaca depan tegak, serta garis atap ikonik (Stellantis Media, 11 Oktober 2026). Di dalam kabin, kendaraan ini dilengkapi kursi Citroën Advanced Comfort, keranjang penyimpanan modular, panel informasi digital, layar sentuh 8 inci, hingga perangkat radio portabel bernama Radioën (Stellantis Media, 11 Oktober 2026).

Guna menekan biaya perawatan, bagian bumper dirancang terpisah dari bodi agar mudah diganti secara independen (Stellantis Media, 11 Oktober 2026). Kendaraan ini juga dibekali teknologi digital twin ban hasil kerja sama dengan Michelin untuk memantau kondisi ban secara real-time (Stellantis Media, 11 Oktober 2026).

Kehadiran konsep listrik 2CV ini dipandang sebagai bagian dari strategi induk perusahaan, Stellantis, untuk memperkuat posisi pasar di Eropa sekaligus menjawab tantangan persaingan mobil listrik murah dari produsen China (Reuters, 11 Oktober 2026).

Gagasan mobil 2CV sendiri bermula dari proyek TPV (Toute Petite Voiture) pada 1937 dan pertama kali dipamerkan di Paris Motor Show 1948 (Otomotif ANTARA News, 23 Mei 2026). (Parle-01)

spot_img

Berita Terkini

Berita Lainnya

spot_img